Senin, 29 Desember 2014

POWERPOINT MPIBK

Untuk download MPIBK saya silahkan klik disini


MPIBK Eka Novitasari Data dan Informasi Klik Disini

MPIBK  Eva Fauziyah Sejarah Komputer Klik Disini

MPIBK Aqidha Nurul Mutmainnah Komponen dan Karakteristik TIK Klik Disini

MPIBK Mahmudin Peranan TIK dalam Layanan BK Klik Disini

MPIBK Dwiana Kartikawati Hubungan TIK dengan Komputer Klik Disini

MPIBK Devy Mukaromah tentang Pembelajaran Modern TIK Klik Disini

MPIBK Adhitya Dimas Prayoga  Hardware dan Software Klik Disini

MPIBK Maria Ulfa tentang Peranan dan Manfaat TIK Klik Disini

MPIBK Reza Tri Astuti Implementasi TIK Untuk BK Klik Disini

WHY DMASIV



Nama : Wahyu Piadji ( Why )
Tanggal Lahir : Jakarta 1 Feb 1987
Agama : Islam
Anak ke : 1 dari 3 bersaudara
Bokap : Mukradi
Nyokap : Sri Usyuni
Cita-cita : Orang Sukses
Warna Favorit : Abu-abu
Makanan Favorit : Pecel Lele
Like
- Berjuang bersama-sama, karna dari kecil hal yang bener-bener gue tekunin dari mulai belajar Drum sampe punya band yang cukup dikenal.
Gue seneng banget berjuang bareng-bareng untuk ngewujudin cita-cita sampe akhirnya tercapai…..
Dislike
- Nunggu terlalu lama.
Penggebuk drum yang pemalu ini, terlahir dengan nama Wahyu Piadji pada tanggal 1 Februari 1987 di Jakarta, cowok yang akrab dipanggil Why ini sangan doyan sama yang namanya Pecel Lele, Why kecil sangat jarang bergaul, teman bermainnya bis dihitung dengan jari, di dalam kelasnya paling Why kecil ngobrol sama teman sebangkunya, hal ini terus berlanjut hingga SMP, bahkan SMA berantem atau tawuran tidak ada dalam kamus cowok ini, tapi jangan tanya bakat musicnya, sejak kelas 6 SD why sudah bergabung dengan sebuah Band. Why sangat mengidolakan artis Sandra Dewi
Mempunyai tipe cewek idaman cantik, seiman, kalo bisa orang jawa, menurut teman-temannya Why merupakan kependekan dari Wajah Halus kemaYu
Pendapat Temannya Kepada Wahyu:
Rai : “Why itu orangnya dingin sama wanita, suka lagu mandarin”
Kiki : “why itu orangnya sabar, santai, sering ngalah”
Rama : “Why itu orangnya pecinta film Korea, matanya minus tapi ga mau pakai kacamata”
Rian : “Why itu orangnya plinplan, abu-abu, klemar-klemer, lambat”

RAMA DMASIV



Nama : Nurul Damar Ramadhan ( Rama )
Tanggal Lahir : Jakarta 2 mei 1987
Agama : Islam
Anak ke : 4 dari 5 bersaudara
Ayah : Kasino Hudaeri
Ibu : Alm. Warti
Gitar Prince, aktif di pramuka, terlahir dengan nama Nurul Damar Ramadhan pada 2 Mei 1987 di Jakarta ini adalah slah satu Guitaris handal di d’Masiv selain Kiki, rama yang sangat mengidolakan Dewa Budjana sebagai salah satu gitaris idolanya yang di anggap memiliki skill yang luar biasa tinggi, ketertarikan rama sama gitar memang luar biasa dia bahkan mendapatkan gitar elektrik pertamanya saat masih duduk di bangku kelas 5 SD, lagu pertama yang dapat dimainkan oleh rama saat itu adalah “burung kakak tua” siapa sangka gitaris handal yang memiliki hoby nonton ini ternyata dulu merupakan sanggota pramuka aktif, berbagai emblem ketrampilan pun terjahit rapi diseragam coklatnya itu.
Rama yang memiliki artis wanita impian Gita Gutawa ini juga tipe cewek idaman loo.. tipe wanita idaman rama itu mandiri, pintar, cantik, gag merokok, dan bisa main alat musik, satu keinginan Rama yang belum tercapai, Rama ingin membeli rumah untuk ayahnya , tadinya rumah tersebut adalah impian yang dia berikan untuk mama yang bernama Warti
Pendapat Temannya Kepada Rama :
Why : “Rama itu orangnya tidak bisa hidup JOMBLO, Hokinya slalu gede”
Kiki : “Rama itu orangnya paling bijaksana di band, makanya dikit”
Rai : “Rama itu orangnya suka melipir, suka menghilang tiba-tiba”
Rian : “rama itu orangnya fokus dan punya ide brilian”

RAY DMASIV



Nama : Rayyi Kurnia Iskandar D ( Ray )
Tanggal Lahir : Jakarta 03 maret 1988
Agama : Islam
Anak ke : 4 dari 4 bersaudara
Bokap : Achmad Adang
Nyokap : Yulisnawati
Bassist yang jago masak ini terlahir denngan nama Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata lahir di Jakarta pada tanggal 3 Maret 1988 ini merupakan bassist handal d’Masiv, selain sebagi bassist Rai juga jago masak, Pria yang merupakan jebolan SMIP ini yang pernah megang sebagai assisten koki disalah satu hotel dibilanngan Kebon Sirih, Jakarta. Dia lebih memilih memfokuskan diri dengan musik dibandingkan meneruskan kejenjang perguruan yang lebih tinggi. Banyak yang tidak tau kalau dia sempat menjadi ANAK PUNK. Sex Pistols dan Rancid adalah idolanya ini, masa SMP adalah masa silamnya dimana dia sempat berkenalan dengan Rokok, Alcohol, Obat-obatan, Dll. Tapi masih diajak berteman sampai sekarang Cuma rokok.
Pria yang suka sama Jessica Iskandar ini memiliki tipe cewek idaman seperti apa adanya, natural, sexy, dan sensual.
Pendapat Temannya Kepada Rayyi:
Why : “Rai itu orangnya ga da baik-baiknya….. hahahaha V”
Kiki : “Rai itu orangnya paling tampil di d’Masiv, selalu kepengen terlihat ganteng”
Rama : “Rai itu orangnya jahil, teledor, setia tingkat tinggi”
Rian : “Rai itu orangnya teledor dan pelupa,”

KIKI DMASIV



Dwiki Aditya Marsall atau dikenal sebagai Kiki D’Masiv (lahir di Yogyakarta, Indonesia, 23 November 1988; umur 24 tahun)Pekerjaan sebagai musisi,ia merupakan seorang musisi berkebangsaan Indonesia yang juga merupakan gitaris dari grup musik D’Masiv.
Pada tahun 2003, bersama Rian, Rai, Rama dan Wahyu ia ikut mendirikan grup musik yang bernama D’Masiv.

RYAN DMASIV



Nama Lengkap : Rian Ekky Pradipta
Nama Panggilan : Rian
Tanggal Lahir : Yogyakarta 17 Nov 1986
Agama : Islam
Ayah : Daniel Rajasah
Ibu : Tri Mukhlihah
Istri : Sri Ayu Murtisari
Anak : Euralia Cassidy Rian
Warna Favorit : Hijau & Coklat
Makanan Favorit : Ayam Goreng
Hobi : Koleksi Kaset, CD dan piringan Hitam Langka, juga Kaos Bekas
Semoga Rian terus berkarya dan memajukan dunia musik Indonesia. Dan saya lebih suka jika Rian mencipta lagu bukan melulu soal cinta saja, coba perbanyak lagu tentang motivasi, inspirasi dan religi. Kenapa tidak?

Kamis, 04 Desember 2014

UKM Gerhana Unnes

UKM GERHANA (Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba) UNNES Adalah wadah koordinasi dan konsolidasi upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya (P4GN) di lingkungan UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG yang bertujuan mengupayakan terwujudnya kampus UNNES bebeas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. UKM GERHANA UNNES berdiri pada tanggal 14 Maret 2007. UKM Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba dalam pelaksanaan kegiatannya memiliki visi dan misi dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus. antara lain :
VISI dan MISI
VISI :
Visi Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba Adalah "Terwujud Unnes dan Indonesia Bebas Penyalahgunaan  dan Peredaran Gelap Narkoba Tahun 2015"
MISI :
1. Melakukan koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
2. Meningkatkan kepedulian semua pihak dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
3. Meningkatkan akses, metode, dan rehabilitasi korban penyalahgunaak narkoba.
4. Meningkatkan penelitian dan pengembangan dalam penyusunan database yang akurat dan membangun sistem informatika sesuai perkembangan teknologi.
5. Meningkatkan fasilitas advokasi, dan kerjasama dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
6. Meningkatkan kualitas dan profesionalisme Sumber Daya Manusia.
 
Program Unggulan dari UKM GERHANA tahun 2014 adalah sebagai berikut :

1.   Aksi turun jalan dalam rangka peringatan hari anti tembakau dan peringatan hari HIV-AIDS.
2. Pagelaran pentas seni dan budaya dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tingkat kota Semarang yang dilaksanakan di kampus Untag yang bekerjasama dengan seluruh UKM anti narkoba se kota Semarang.
3. Aksi keprihatinan berupa pembagian mawar putih dan stiker anti narkoba di jalan pahlawan kota semarang dengan bekerjasama dengan seluruh UKM anti narkoba se kota Semarang dan BNNP Provinsi Jateng.
4. Gerhana Festival dengan merangkul dan bekerjasama dengan seluruh UKM yang ada di UNNES.
5. Forum Diskusi antar seluruh UKM anti narkoba se kota Semarang mengenai fenomena penyalahgunaan narkoba.
6.  Mengadakan penelitian tentang fenomena penyalahgunakan narkoba di UNNES pada khususnya dan di kota Semarang pada umumnya.
7.  Kunjungan ke Panti Rehabilitasi LIDO di Sukabumi.
8. Berbagai bentuk kegiatan lain yang bersifat internal, seperti PAB (PenerimaanAnggotaBaru), TOT (Training Of Trainer), dan sebagainya.
 

Pesta Sabu dengan Mahasiswi, Guru Besar Unhas Ditangkap

MAKASSAR - Guru Besar Fakultas Hukum, Universitas Hasanuddin (Unhas) Profesor Muzakkir tertangkap basah sedang pesta sabu-sabu bersama mahasiswi, seorang dosen dan dua warga lainnya.
Profesor Muzakir yang juga Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswaan ini ditangkap dalam kamar 312 Hotel Malibu, Jalan Landak, sekitar Grand Clarion Makassar  Jumat dinihari, (14/11/2014).
Di dalam kamar 312 tersebut, Musakkir diciduk bersama Ismail seorang dosen Unhas dan seorang mahasiswinya bernama Nilam, warga Jalan Mawar, Kabupaten Gowa,
Wanita bernama Nilam ini merupakan mahasiswi Fakultas Hukum Unhas. Dalam penggerebekan ini Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, berhasil menyita dua paket sabu, lengkap dengan alat isapnya dan dua butir pil inexs.
Kasat Narkoba Polrestabes Makassar AKBP Syamsu Arib, mengatakan penangkapan oknum Guru besar Unhas ini atas laporan masyarakat tentang adanya pesta sabu di lokasi hotel itu.
Sehingga anggotanya langsung melakukan penggerebekan dan menangkap basah ketiganya.
Dari hasil interogasi ketiga pelaku kemudian dilakukan pengembangan dan membeberkan jika ada pelaku lainnya yang bersama di kamar 308.
Sehingga aparat menggendor dua kamar tersebut dan menemukan dua orang yang bukan pasangan suami istri, yakni Andi Syamsuddin, alias Ancu, 44, warga BTN Ara Keke Kabupaten Bantaeng dan Ainum Nakiyah (18), warga Jalan Pelita, Makassar.
Di kamar kedua ini, polisi menyita sabu seberat 1 gram, 2 butir pil ekstasi serta alat pengisap sabu (bong).
Hasil interogasi pelaku bernama Ancu ini mengaku barang haram tersebut diperoleh dari teman mereka yang berada di kamar 205.
Hanya berselang beberapa saat penangkapan keduanya, polisi langsung melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap Harianto alias Ito (32), seorang staf Zona Cafe.
"Waktu bersamaan kita menggeledah tiga kamar di Hotel Grand Malibu. Guna kepentingan penyelidikan, Kasus ini masih dikembangkan dan barang bukti diserahkan ke labfor," ujar Syamsu Arib kepada sejumlah wartawan, Jumat, (14/11/2014). SINDONEWS-Andi Ilham

Rabu, 03 Desember 2014

Program Pemerintah dan Swasta dalam Implementasi TIK untuk BK



2.1 Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan lebih cepat, lebih luas sebarannya dan lebih lama penyimpanannya. Selain itu, teknologi informasi dan komunikasi juga merupakan seperangkat alat yang dapat membantu anda berkerja dangan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.

2.2 Program Pemerintah dan Swasta dalam Implementasi TIK untuk BK
(Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bidang Pemerintahan) – E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government). Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain:
1.      Pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor, informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
2.      Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum, adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik, keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
3.      Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
4.      Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Untuk  Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja.
Tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang baik sudah mendesak untuk dilaksanakan oleh aparatur pemerintah. Salah satu solusi yang diperlukan adalah keterpaduan sistem penyelenggaraan pemerintah melalui jaringan sistem informasi on-line antar instansi pemerintah baik pusat dan daerah untuk mengakses seluruh data dan teknologi informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik. Dalam sektor pemerintah, perubahan lingkungan dan kemajuan teknologi mendorong aparatur pemerintah untuk mengantisipasi hal baru dan upaya peningkatan kinerja serta perbaikan pelayanan menuju terwujudnya pemerintah yang baik (good govermance).

2.3 TIK dalam Bimbingan dan Konseling
Dalam dunia pendidikan yang semakin berkembang saat ini kita telah dikenalkan dengan banyak tentang aplikasi-aplikasi media pembelajaran berbasis TIK, mulai dari penggunaan media internet (website), aplikasi belajar, kamus elektronik, media flash, film/video dan lain sebagainya hinga yang paling sering dijumpai yaitu power point. Berbicara tentang penggunaan TIK sebagai media layanan dalam bimbingan dan konseling tidak jauh beda dengan TIK sebagai media pembelajaran pada umumnya yaitu tentang bagaimana seorang tanaga pendidik dalam memanfaatkan media TIK sebagai fasilitas dalam pengoptimalan tujuan dan program layanan yang ada. TIK bagi dunia bimbingan dan konseling adalah tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program-progam pendidikan dan layanan yang ada. Hal tersebut senada dengan apa yang disampaikan oleh Susanto (2008) bahwa “Dalam bimbingan dan konseling, teknologi informasi dan komunikasi merupakan  media dalam pelaksanaan program layanan bukan tujuan layanan, maka pemanfaatannya hanya sebagai media untuk melakukan pendekatan-pendekatan, pemberian informasi, promosi, konsultasi dan masih banyak lagi”.

2.4 Jenis-Jenis Konseling dengan Pemanfaatan Teknologi dalam Layanan BK yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta
2.4.1      Konseling melalui telepon
Kemudahan pengaksesan dalam pemberian layanan Bimbingan dan Konseling mengikuti tatanan kehidupan masyarakat global diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan para konseli yang menuntut pemberian layanan bimbingan dan konseling yang cepat, luas, dan mudah diakses oleh konseli. Konseling melalui telepon  biasanya disebut konseling telepon.
Konseling dengan media telepon lebih dikenal dengan sebutan Video-phone counseling (VPC) merupakan bentuk lain dari konseling telepon. Namun dalam penggunaan perangkat teknologi komunikasi tambahan yang memungkinkan konseli dan konselor saling mengenal dan “bertatap muka” melalui layar monitor (display), Konseling melalui video-phone lebih memungkinkan terjalinnya interaksi yang lebih baik antara konselor dan klien, dan dapat lebih mendekati karakteristik konseling tatap muka.
Pemerintah banyak mendirikan akses-akses telepon yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melakukan interaksi dan komunikasi.
2.4.2   Radio dan Televisi
Saat ini banyak stasiun radio maupun televisi milik pemerintah maupun swasta yang acara programnya tentang konseling yang disiarkan melalui radio atau televisi,  yang  merupakan bentuk lain dari konseling telepon. Pada konseling radio, percakapan antara konselor dan konseli dipancarkan. Pelayanan ini umumnya bersifat informatif atau advis, jarang hubungan klien dan konselor mencapai taraf yang mendalam dan intensif.  Konseling melalui radio dan televisi memungkinkan permasalahan konseli diketahui oleh umum, oleh karena itu kerahasiaan identitas konseli harus benar-benar menjadi perhatian. Permasalahan waktu dan bagaimana masalah klien akan membatasi keleluasaan dan efektivitas konseling. Hal diatas dapat direalisasikan dengan menggunakan CMS (Content Management System), CMS secara umum dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang memberikan kemudahan pada para pengunanya dalam mengelola dan melakukan perubahan isi sebuah website dinamis tanpa harus dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis. Salah satu CMS yang dapat digunakan adalah AuraCMS dengan lisensi GPL (General Public License), open source/bebas dimodifikasi, asli buatan komunitas Indonesia, mudah dan murah serta berbahasa Indonesia. Layanan Informasi Sekolah yang dibangun dengan menggunakan AuraCMS akan bersifat dinamis, mudah digunakan, simple dan mudah dikelola serta memiliki ukuran file yang kecil. AuraCMS dapat online dalam waktu 1 jam pada server gratis yang banyak ditawarkan di internet. Dengan demikian AuraCMS direkomendasikan sebagai salah satu Content Management System yang dapat digunakan sebagai Media Layanan Informasi pada Bimbingan dan Konseling disekolah.
2.4.3.   Internet
Banyak program pemerintah dan swasta yang memberikan pelayanan konseling melalui fasilitas internet yang sudah kita kenal dengan nama e-counseling (email counseling). Berikut ini adalah contoh proses konseling via internet :
1.      email therapy
2.      cyber counseling dan
3.      e-counseling.

1.      Email therapy
Email counseling merupakan proses terapeutik yang didalamnya terdapat kegiatan menulis selain ada kegiatan pertemuan secara langsung dengan konselor.  Karena, esensi e-counseling terletak pada menulis. Respon atau bantuan yang diberikan konselor bergantung pada informasi yang diberikan.  Konseli pun tidak perlu mengirimkan seluruh cerita mengenai masalah yang dihadapi, cukup dengan memilih informasi yang dirasakan pada satu situasi yang merupakan masalah.
E-mail merupakan cara paling baru dibandingkan dengan cara-cara yang lain untuk berkomunikasi secara cepat dan efektif melalui internet. Hal ini  tidak bermaksud untuk menggantikan konseling tatap muka ( face to face ), tetapi dapat  menjadi salah satu cara dalam membantu konseli untuk memecahkan masalahnya meskipun dalam keadaan jauh dalam hal tanpa bertemu langsung dengan konselor.
Email counseling merupakan satu cara untuk berkomunikasi antara konseli dengan konselor yang didalamnya dibahas mengenai masalah-masalah yang dihadapi koseli, misalnya masalah-masalah yang berkaitan dengan perkembangan kepribadian dan kehidupan konseli melalui surat atau tulisan pada internet.  Selain e-mail juga bisa dalam bentuk chatting dimana konselor secara langsung berkomunikasi dengan klien pada waktu yang sama melalui internet.
Program Pemerintah yang menggunakan layanan bimbingan dan konseling diantaranya adalah BNN, BKKBN, KPA, Pusat Rehabilitasi sosial dan sebagainya, dengan adanya email theraphy ini lembaga-lembaga atau badan pemerintah dapat berkomunikasi dengan klienya tanpa ketemu secara langsung (face to face)
2.      cyber Counseling
Cyber counseling atau konseling maya merupakan penerapan teknologi ”jalan raya informasi” dengan memanfaatkan jasa teknologi itu seoptimal mungkin dengan tetap menjaga karakteristik konseling. Dengan demikian proses layanan bimbingan dan konseling dapat berlangsung lebih efektif dan efisian sejalan dengan tuntutan teknologi informasi dan komunikasi. Jalan raya informasi telah berkembang sedemikian rupa sehingga tidak lagi berupa sesuatu yang asing dan mahal akan tetapi merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Kini jasa internet dengan segala fitur-fiturnya telah sedemikian memasyarakat dan dirasakan cukup murah untuk dapat diterapkan. Hal yang harus diwaspadai adalah terkait dengan keamanan data, dampak-dampak negatif, penyediaan perlengkapan, dsb.
Konseling dapat dilakukan dalam ruang maya yang tidak memerlukan interaksi tatap muka, melainkan dengan menggunakan jaringan teknologi informasi dan komunikasi. Dalam implementasi cyber counseling dapat dilaksanakan melalui kegiatan antara lain:
a)      Marketing layanan konseling, yaitu sosialisasi layanan konseling maya kepada berbagai pihak dengan tujuan agar model konseling maya ini dapat diketahui secara meluas oleh publik. Caranya dapat melalui iklan, melalui internet, brosur, atau cara-cara lainnya. Hal ini juga dilakukan oleh lembaga-lembanga dan badan pemerintah yang menggunakan layanan bimbingan dan konseling kepada masyarakat, seoerti halnya yang dilakukan oleh BNN dan juga BKKBN.
b)      Penyampaian layanan konseling, yaitu kegiatan layanan proses dan penilaian konseling dengan menggunakan internet dalam berbagai lingkup layanan konseling seperti karir, pendidikan, pribadi, sosial, keluarga, dsb. Layanan konseling dapat berupa penyampaian informasi, pengumpulan data, penyelesaian berbagai masalah, dsb.
c)      Penyediaan  materi ”self-help”, yaitu berupa seperangkat materi yang dapat memberikan layanan sedemikian rupa sehingga klien dapat bertindak secara mandiri dengan dipandu oleh petunjuk dalam materi ”self-help”. Dalam kegiatan ini klien tinggal mengikuti petunjuk yang telah dikembangkan dan tersedia dalam internet.
d)     Supervisi dan riset, yaitu kegiatan untuk memberikan supervisi kepada konselor yang menggunakan internet untuk mengevaluasi langkah yang telah ditempuh serta pengembangan selanjutnya. Demikian pula cyber konseling dapat dilaksanakan dengan maksud mengadakan riset yang terkait dengan efektivitas kegiatan konseling dan pengembangan selanjutnya.
Dalam implementasi cyber counseling beberapa masalah yang mungkin timbul dan harus diwaspadai secara cermat antara lain:
         Isu-isu etikayaitu hal-hal yang terkait dengan kode etik konseling yang harus ditaati oleh konselor maupun pihak lainnya. Hal-hal yang terkait dengan isu etika antara lain menyangkut:
a)      keharasiaan;
b)      Validitas data ;
c)      penyalah-gunaan komputer oleh konselor;
d)     kekurang-pahaman konselor tentang lokasi dan lingkungan klien;
e)      keseimbangan akses terhadap internet dan jalan raya informasi,
f)       kepedulian terhadap privacy (kerahasiaan pribadi);
g)      kredibilitas konselor.
Isu-isu pengembangan hubungan konseling, yaitu isu yang terkait dengan hubungan antara konselor dengan klien secara tatap muka sebagai tindak lanjut dari konseling yang dilakukan melalui internet. Ada kalanya klien atau konselor merasa perlu adanya pertemuan tatap muka sebagai tindak lanjut dari interaksi melalui internet. Hal itu dapat dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan konselor dan klien atau dapat diatur secara khusus.
Sehubungan dengan masalah sebagaimana dikemukakan di atas, konseling melalui internet dalam segala macam fiturnya, kurang tepat dilaksanakan dalam hal:
1.       Klien yang mengemukakan hal-hal yang bersifat sangat rahasia secara pribadi.
2.       Klien yang diidentifikasi mengalami kesulitan dalam kepercayaan hubungan.
3.       Konselor yang tidak memiliki kompetensi untuk melaksanakan layanan konseling maya.
4.       Tidak tersedia konselor yang memiliki kompetensi untuk layanan tatap muka.
Penyampaian layanan konseling dengan menggunakan jaringan jalan raya informasi (cyber counseling) memberikan manfaat dalam hal :
1.       Memberikan peluang klien untuk mengakses layanan dari lokasi terpencil
2.       Memperbaiki orientasi klien terhadap konseling.
3.       Membantu dalam melaksanakan penilaian dan tugas-tugas,
4.       Memperluas data dalam dokumen.
5.       Memberikan layanan alih tangan (referal).
6.       Memperluas akses untuk penilaian dan penafsiran hasil test.
7.       Mengurangi kesulitan penjadwalan.
8.       Mendorong individu untuk menggunakan materi ”self-help”.
9.       Meningkatkan peluang untuk supervisi dan konferensi kasus.
10.   Menunjang pengumpulan data penelitian.
Agar cyber counseling dapat terlaksana secara efektif, harus dikembangkan dengan cermat terutama dalam disain, perencanaan, pelaksanaan, sumber pendukung, dan evaluasi. Cyber counseling yang tidak dikembangkan secara cermat, maka kemungkinan akan timbul hal-hal : (1) membatasi kerahasiaan hubungan konseling, (2) menyampaikan informasi yang tidak tepat, (3) kurang memberikan intervensi yang sebenarnya diperlukan, (4) dilaksanakan oleh konselor yang tidak berkewenangan, (5) keterbatasan konselor dalam pemahaman lokasi dan lingkungan klien, (6) keterbatasan keseimbangan akses terhadap sumber-sumber konseling, (7) keterbatasan dalam kerahasiaan yang diperlukan, (8) mendorong adanya penyampaian materi dari konselor yang tidak berwenang.  

3.      e-counseling
Sedangkan online adalah dimaknai dalam jaringan atau keadaan saat sesuatu terhubung ke dalam suatu jaringan atau sistem internet  atau ethernet. Jadi istilah konseling online dapat dimaknai secara sederhana yaitu proses konseling yang dilakukan dengan alat bantu jaringan sebagai penghubung antara guru bk atau konselor dengan kliennya.
Syarat-syarat konselor dalam konseling online dan konseling biasa atau face to face tidak jauh berbeda sebagai berikut:
1)        Konselor harus mempunyai wawasan yang luas
2)        Konselor harus menguasai dan memahami teknologi yang digunakan sekarang ini. Maksudnya seorang konselor itu mampu menguasai teknologi yaitu konselor mengerti dan mampu menggunakan teknologi dengan baik untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang fatal dalam proses konseling tersebut.
3)        Latar belakang pendidikannya harus dari bimbingan dan konseling dan minimal tamatan strata satu yang memiliki ilmu bimbingan dan konseling dan harus memiliki ilmu-ilmu tentang mamusia dengan berbagai macam problematikanya,kalau konselornya tidak berlatar belakang bimbingan dan konseling di khawatirkan dia tidak memahami masalah yang dihadapi oleh siswa/siswi di sekolah dan kurang menguasai cara mengatasi masalah klien secara efektif.
4)        Kepribadian konselor
Seorang konselor harus mempunyai sifat yang baik ikhlas,jujur,objektif,simpatik dan empati serta senantiasa menjunjung tinggi kode etik profesi. Sedangkan sikapnya,ramah tamah,sopan santun,harus mampu merespon,memahami,dan mendengarkan klien dengan baik selain itu konselor harus mempunyai penampilan yang menarik,gaya bicara yang jelas dan tidak mengandung unsur-unsur penghinaan terhadap klien.
5)        Konselor mampu memahami karakteristik klien
Seorang konselor harus mampu mengetahui dan memahami karakteristik klien walaupun dalam konseling online hal ini  sangat diperlukan juga karena akan membantu konselor dalam mengatasi permasalahan klien dengan baik dan efektif.  
6)         Konselor harus bisa memguasai semua teknik-teknik dalam konseling

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | ewa network review